MS. EXCEL
1.
Nama dan fungsi dari tiap icon
& toolbar pada Ms. Excel 2016
FUNGSI MENU
DAN IKON PADA MICROSOFT EXCEL
HOME

Home merupakan menu standar. Didalammya terdapat
sub menu group yang, letaknya berada di deretan menu.
Yang terdiri dari :

Secara umum, icon-icon yang terdapat di Group
Clipoard digunakan untuk menangani segala hal yang berkaitan dengan masalah
tempel-menempel objek dan teks, terdiri dari menu Paste, Cut, Copy, dan Format
Painter
Fungsi Icon Group Clipboard
1. Paste
Paste, merupakan menu icon yang digunakan untuk
menempelkan objek atau teks yang telah di-cut atau di-copy.
2. Cut
Cut digunakan untuk memindahkan data atau objek
terpilih ke daerah lain dengan bantuan perintah Paste.
3. Copy
Copy digunakan untuk menyalin data tertentu yang
diakhiri dengan perintah Paste.
4. Format Painter
Perintah berkarakter “kuas cat” ini digunakan
untuk meniru suatu pemformatan kemudian menerapkannya ke dalam data terpilih
lain.
b. Group Font

menu icon di group font digunakan untuk
pemformatan seputar huruf atau karakter data dan sel.
Fungsi icon pada Group Font
1. Font
Font digunakan untuk mengubah jenis huruf dari
data yang terseleksi.
2. Font Font Size
Icon perintah ini digunakan untuk mengatur
ukuran huruf atau karakter dari data terpilih.
3. Increase Font
Perintah ini digunakan untuk memperbesar ukuran
huruf secara bertahap.
4. Decrease Font
Decrease Font digunakan untuk memperkecil ukuran
huruf secara bertahap.
5. Bold
Icon ini berguna untuk menebalkan huruf atau
karakter.
6. Italic
Digunakan untuk memiringkan data terpilih.
7. Underline
Perintah ini digunakan untuk memberi tanda garis
bawah pada setiap data terpilih.
8. Border
Icon Border digunakan untuk mengatur garis tepi
dari sel terpilih.
9. Fill Color
Digunakan untuk mengatur warna shading data
dalam sel terpilih.
10. Font Color
Digunakan untuk mengatur warna huruf.
c. Group Alignment

Fungsi icon pada group Alignment
1. Top Align
Digunakan untuk menjadikan data sel menepi ke
bagian atas sel.
2. Middle Align
Digunakan untuk menjadikan teks berada di
tengah-atas sel.
3. Bottom Align
Digunakan untuk menjadikan teks menepi ke bagian
bawah sel.
4. Orientations
Digunakan untuk mengatur arah dan posisi data
dalam sel.
5. Align Text Left
Digunakan untuk menjadikan teks rata kiri.
6. Center
Digunakan untuk menjadikan teks rata tengah.
7. Align Text Right
Digunakan untuk menjadikan teks rata kanan.
8. Decrease Indent
Digunakan untuk menarik batas kiri teks ke
sebelah kiri.
9. Increase Indent
Digunakan untuk menarik batas kiri teks ke
sebelah kanan.
10. Wrap Text
Digunakan untuk mengatur distribusi teks.
11. Merge & Center
Digunakan untuk menggabung beberapa sel terpilih
dan meletakkan teks di dalamnya di bagian tengah sel.
d. Group Number

semua icon perintah yang terdapat di group Number
digunakan untuk mengatur data nomor dalam suatu sel.
Fungsi icon pada Group Number:
1. Number Format
digunakan untuk mengatur format tertentu pada
data jenis numerik yang terdapat dalam sel.
2. Accounting
digunakan untuk mengatur format harga sesuai
dengan spesifikasi mata uang.
3. Percent Style
digunakan untuk memformat suatu data numerik
dengan gaya persentase, nilai persentase akan muncul secara otomatis pada sel
yang telah diformat.
4. Comma Style
digunakan untuk menampilkan angka desimal
sebagai angka bulat.
5. Increase Decimal
digunakan untuk menambah jumlah digit setelah
koma dalam bilangan angka desimal.
6. Decrease Decimal
digunakan untuk mengurangi jumlah digit setelah
koma dalam angka desimal.
e. Group Styles

perintah-perintah di group Styles digunakan
untuk pemformatan sel.
Fungsi icon pada Group Styles:
1. Conditional Formatting
Menu Conditional Formatting, digunakan untuk
memformat sel sebagai diagram dari data yang terdapa di dalam sel tersebut.
2. Format as Table
Dengan menu ini user dapat memformat sel sebagai
tabel dengan segala tema dan warna yang spektakuler, namun tetap memberikan
kesan estetika formal, sebagai ciri khas officer, tidak norak, sederhana,
simpel, dan yang penting, nilai artistik akan terbentuk.
3. Cell Styles
Menu ini berfungsi untuk memformat suatu sel
sesuai dengan kondisi dan klasifikasinya.
f. Group Cells

menu perintah di group Cells ini digunakan untuk
melakukan properti seputar sel yang terdapat di lembar kerja Excel.
Fungsi icon pada Group Cells:
1. Insert
digunakan untuk menyisipkan kolom atau baris sel
di tengah-tengah sel yang sudah terisi data.
2. Detele
dugunakan untuk menghapus baris sel maupun kolom
aktif.
3. Format
digunakan untuk melakukan properti seputar sel
dan kolom yang sedang terpilih.
g. Group Editing

Group Editing adalah bagian group pada Microsoft
excel yang berfungsi untuk menjumlahkan data sel yang di pilih secara otomatis
mencari dan mengganti data teks atau angka.
Fungsi icon pada group Editing:
1. AutoSum
Icon ini digunakan untuk menjumlahkan data dalam
satu range sel yang telah di tentukan.
2. Fill
Icon ini digunakan untuk membuat deret data
dalam suatu range, menyalin isi data suatu sel atau range.
3. Clear
Icon ini digunakan untuk menghapus suatu data
dalam sel atau range yang dipilih, seperti isi,format, dan komentarsel.
4. Sort and Filter
Icon ini digunakan untuk mengurutkan data dari
yang terkecil hingga terbesar, begitupun sebaliknya.
5. Find and Select
Icon ini digunakan untuk mencari dan mengganti
data secara otomatis.
INSERT

menu insert digunakan untuk menyimpan obyek atau
fitur tertentu kedalam lembar kerja. Isi menu Insert terdiri dari:
a. Group Tables

TABLE: daftar yang berisi ikhtisar
sejumlah data-data informasi yang biasanya berupa kata-kata maupun bilangan
yang tersusun dengan garis pembatas.
Fungsi table : Digunakan untuk menyisipkan
tabulasi dari data terpilih sehingga data tersebut menjadi lebih mudah untuk di
sortir atau di saring dengan menggunakan kriteria tertentu.
Langkah – langkah membuat Table :
1. Klik Insert
2. Pilih Table
3. Lalu ketik berapa colomns yang diinginkan dan
berapa rows yang diinginkan.
4. Setelah selesai Klik OK.
PIVOT TABLE : tabel khusus yang merangkum
informasi dari kolom-kolom tertentu dari sebuah sumber data.
Privot Table juga dapat di mengerti sebagai
salah satu fasilitas didalam Excel, dimana ia berupa table interaktif yang
sangat cepat dalam menganalisa, mengkombinasikan dan membandingkan sejumlah
data baik sedikit maupun banyak. Dalam PivotTable, kita dapat memilih suatu
baris atau kolom yang hendak dijadikan referensi dalam melihat jumlah total
dari suatu data.
Fungsi Pivot table : Digunakan untuk menyisipkan
lembar karja baru yang berisi ringkasan dari kolom dan baris dari lembar kerja
aktif.
Langkah – langkah membuat Pivot Table :
1. Klik Insert.
2. Pilih PivotTable
3. Lalu pilih PivotTable atau PivotChart sesuai
yang diinginkan.
4. Jika sudah terbuka, ketik Table/Range sesuai
yang diinginkan.
5. Setelah selesai klik OK.
b. Groups Illustrations

PICTURE : Digunakan untuk menyisipkan
objek gambar ke dalam lembar kerja aktif.
Langkah – langkah menyisipkan Picture ke dalam
dokumen :
1. Klik Insert.
2. Pilih Picture.
3. Lalu cari gambar yang diinginkan, jika sudah
dapat klik gambar lalu klik Insert.
CLIP ART: Digunakan untuk menyisipkan
gambar sederhana yang lebih mirip dengan gambar vektor yang digunakan sebagai
ilustrasi ke dalam suatu lembar kerja.
SHAPES : Menyisipkan objek geometris,
seperti segi tiga, segi empat, dan lain-lain, ke dalam lembar kerja yang sedang
diaktifkan.
Langkah – langkah menyisipkan Shapes :
1. Klik Insert
2. Pilih Shapes
3. Lalu pilih objek yang diinginkan.
SMART ART: Digunakan untuk menyisipkan
objek dengan sistem yang lebih mengarah pada sistem hierarkis, dimana bentuk
yang tersedia di menu ini kebanyakan sudah memiliki bentuk dan telah memiliki
bagian di bawahnya atau di sebelahnya.
Langkah- langkah menyisipkan SmartArt pada
dokumen :
1. Klik Insert.
2. Pilih SmartArt.
3. Lalu pilih jenis Grafik yang diinginkan
4. Setelah selesai, Klik OK.
SCREEN SHOT : Digunakan untuk menyisipkan
objek gambar dengan terlebih dahulu menangkap area tertentu di layar monitor.
c. Group Charts

COLOMN : Digunakan untuk memasukkan
grafik kolom.
Langkah – langkah menyisipkan colomn atau chart
:
1. Klik Insert.
2. Pilih Colomn
3. Lalu pilih Grafik mana yang ingin kita buat
LINE : Digunakan untuk memasukkan grafik
garis.
Langkah – langkah menyisipkan Line :
1. Klik Insert.
2. Pilih Line
3. Lalu pilih Grafik mana yang ingin kita buat
PIE : Digunakan untuk memasukkan grafik
lingkaran.
Langkah – langkah menyisipkan Pie :
1. Klik Insert.
2. Pilih Pie.
3. Lalu pilih Grafik mana yang ingin kita buat
BAR : Digunakan unruk memasukkan grafik
batang
Langkah – langkah menyisipkan Bar :
1. Klik Insert.
2. Pilih Bar.
3. Lalu pilih Grafik mana yang ingin kita buat
AREA : Digunakan untuk memasukkan grafik
area.
Untuk menyisipkan Chart type Area dengan cara
sebagai berikut.
1. Klik Insert, Pilih Area pada kolm Chart
2. Lalu pilih Chart atau Grafik Area yang kita
inginkan.
SCATTER : Digunakan untuk memasukkan
grafik distribusi.
untuk menyisipkan Scatter caranya sebagai
berikut.
1. Klik Insert, Pilih Scatter pada kolom Chart
2. Lalu pilih Model Chart type Scatter yang
diinginkan.
OTHER CHAT : Digunakan untuk memasukkan
grafik lainnya. Untuk menyisipkan Chart lain dengan cara sebagai berikut.
3. Klik Insert, Pilih Other Chat
4. Lalu plih Chart atau Grafik yang diinginkan.
d. Group Sparklines

INSERT LINE SPARKLINE : Digunakan untuk
menyisipkan grafik garis pada satu sel.
Langkah – langkah menyisipkan Line :
1. Klik Insert.
2. Pada Group Sparklines Pilih Line.
3. Lalu masukan Data Range
4. Setelah selesai, Klik OK.
INSERT COLOMN SPARKLINE : Digunakan untuk
menyisipkan kolom pada satu sel.
Langkah – langkah menyisipkan Colomn pada
Sparkline :
1. Klik Insert.
2. Pada Group Sparklines Pilih Colomn.
3. Lalu masukan Data Range
4. Setelah selesai, Klik OK.
INSERT WIN/LOSS SPARKLINE : Digunakan
untuk menyisipkan daftar kerugian/keuntungan pada satu sel.
Langkah – langkah menyisipkan Win/Loss :
1. Klik Insert.
2. Pada Group Sparklines Pilih Win/Loss.
3. Lalu masukan Data Range
4. Setelah selesai, Klik OK.
e. Group Filter

SLICER : Digunakan untuk memudahkan dalam
penyaringan data dalam pivot table
.
Langkah – langkah menggunakan Slicer :
1. Klik Insert.
2. Pilih Slicer.
3. Lalu Browse For More.. untuk mencari koneksi
internet lain.
4. Setelah dapat, Klik Open.
f. Group Links

HIPERLINK : Bagian dari Web page yang
menghubungkan Anda ke file lain, menyediakan seamless link (hubungan) ke
file-file pada komputer lain. Biasa dikenal sebagai link. Mengklik hyperlink
berarti mem-browse WWW dan mengunjungi berbagai lokasi.
sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext)
ke dokumen yang lain atau sumber lain.
Hiperlink Berfungsi untuk Mengarahkan ke alamat
tujuan.
g. Group Text

TEXT BOX : Elemen umum yang biasanya
terdapat dalam user interface yang bertujuan agar pengguna bisa memasukkan
informasi berupa teks ke dalam dokumen. Biasanya program yang menyediakan text
box adalah dari jenis pengolah kata atau desktop publishing (tata letak
halaman).
Text box berfungsi untuk Memasukkan /
menambahkan kotak teks.
HEADER & FOOTER
• Header merupakan teks, gambar, table yang
tercetak di margin bagian atas dari dokumen yang aktif.
• Footer merupakan gambar, table yang tercetak
di margin bagian bawah dari dokumen yang aktif.
Header dan Footer berfungsi untuk Memasukkan /
menambahkan kepala halaman dan kaki halaman.
WORDART : salah satu fasilitas pada
microsoft .word dimana digunakan untuk mendekorasi text dalam dokumen yang
dibuat, banyak macam style WordArt.
WordArt berfungsi untuk menambahkan /
menyisipkan tulisan indah pada dokumen.
Langkah – langkah menyisipkan WordArt:
1. Klik Insert.
2. Pilih WordArt.
3. Lalu pilih model tulisan yang ingin di
sisipkan pada dokumen.
SIGNATURE LINE : Digunakan untuk Memberi
tanda tangan pada dokumen.
Langkah – langkah menggunakan Signature Line :
1. Klik Insert.
2. Pilih Signature Line.
3. Lalu klik Microsoft Office Signature Line
4. Jika sudah, klik OK.
OBJECT : Sebuah instansiasi (instance)
khusus dari sebuah class.
Object berfungsi untuk Memasukkan / manambahkan
file lain.
h. Group Symbols

EQUATION : Digunakan untuk Menyisipkan
rumus matematika otomatis.
Langkah – langkah menyisipkan Equation :
1. Klik Insert.
2. Pilih Equation.
3. Lalu cari rumus matematika yang ingin kita
buat.
SYMBOL : Digunakan untuk Menyisipkan
Simbol – simbol pada dokumen seperti simbol Phi, Beta dsb.
Langkah – langkah menyisipkan Symbol :
1. Klik Insert.
2. Pada Group Symbols Pilih Symbol
3. Lalu cari simbol – simbol yang ingin
disisipkan
4. Setelah selesai klik Insert.
PAGE LAYOUT

Menu Page Layout adalah suatu Tab yang digunakan untuk
pengaturan tata letak halaman dokumen Excel. Group perintah yang terdapat di
Tab ini yaitu :
a. Group Themes

THEMES : Digunakan untuk memilih tema
halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya.
Mengubah tampilan agar lebih terlihat bagus,
caranya sebagai berikut.
1. Buka tab page layout, klik themes pada bagian
themes.
2. Pilihlah tema yang diinginkan.
COLORS : Digunakan untuk mengatur warna
tema halaman.
Untuk mengubah warna tampilan dengan cara
sebagai berikut.
1. Buka tab page layout, klik colors pada bagian
themes.
2. Pilihlah warna-warna yang diinginkan.
FONT : Digunakan untuk merubah font
tampilan.
Untuk dapat merubah font tampilan dengan cara
berikut ini.
1. Buka tab page layout, klik fonts pada bagian
themes
2. Pilihlah jenis fonts yang diinginkan.
EFFECTS : Digunakan untuk merubah/memberi
effects tampilan.
Untuk dapat memberikan effects tampilan dengan
cara dibawa ini.
1. buka tab page layout, klik effects pada
bagian themes.
2. Pilihlah effects yang diinginkan
b. Group Page Setup

MARGINS : berfungsi untuk memberi lebar
batas kertas.
Untuk dapat memberi atau mengubah lembar batas
kertas, caranya sebagai berikut:
1. Buka tab page layout kemudian klik margin
pada bagian page setup.
2. Ada tiga jenis margin, yaitu Normal, Wide,
dan Narrow. Sedangkan untuk membuat margin khusus, klik Custom Margins.
3. Jika jendela page setup terbuka tentukan
ukuran margin yang diinginkan.
4. Kemudian klik “OK”.
ORIENTATION : berfungsi untuk mengubah
posisi kertas, portrait (berdiri) ataupun landscape(tidur).
Jika ingin mengubah posisi kertas maka caranya
sebagai berikut.
1. Membuka tab page layout kemudian klik
orientation pada bagian page setup.
2. Ada dua orientation yaitu portrait (berdiri)
dan lanscape(tidur) kemudian klik mana yang akan dipilih.
SIZE : berfungsi untuk merubah ukuran
kertas
Untuk menggubah ukuran kertas, caranya sebagai
berikut.
1. Buka tab page layout klik size pada bagian
page setup.
2. Size terdiri dari 33 ukuran kertas. Tapi jika
ingin membuat size khusus klik mere paper sizes.
3. Jika jendela page setup terbuka masukkan
ukuran kertas yang diinginkan.
4. Klik “OK”
PRINT AREA : berfungsi untuk menentukan
luas area yang akan diprint dalam satu halaman, caranya sebagai berikut.
1. Buka tab page layout klik print area pada
bagian page setup.
2. Pilih set print area.
BREAKS : berfungsi untuk memutuskan
halaman/mengosongkan halaman bawah, sehingga berada pada halaman berikutnya.
Cara penggunaan breaks yaitu sebagi berikut.
1. Buka tab page setup, klik breaks pada bagian
page setup.
2. Pilih insert page break jika ingin berada
pada halaman selanjutnya.
BACKGROUND : berfungsi untuk memberi
background pada lembar kerja juga dapat memberikan foto.
Agar terlihat menarik dengan menggunakan latar
belakang, caranya sebagai berikut.
1. Buka tab page layout, klik background pada
bagian page setup.
2. Ketika muncul jendela sheet backgroud
pilihlah gambar yang diinginkan, kemudian klik “insert”.
PRINT TITLES : berfungsi untuk menentukan
baris yang diprint berulang-ulang.
1. Bukalah tab page layout, klik print titles
pada bagian page setup.
2. Setelah jendela page setup muncul,
tentukanlah baris yang akan diprint berulang-ulang, kemudian klik “OK”.
c. Group Scale To Fit

WIDTH : berfungsi untuk menentukan skala
lembar kerja pada hasil printout (berdasarkan lebarnya)
Untuk dapat menggunakan width yaitu dengan cara
berikut.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik width
pada bagian scale to Fit.
2. Kemudian pilihlah sesuai dengan yang
diinginkan.
HEIGHT : berfungsi untuk menentukan skala
lembar kerja pada hasil printout (berdasarkan tingginya)
Jika ingin menggunakan height yaitu dengan cara
sebagai berikut ini.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik height
pada bagian scale to Fit.
2. Kemudian pilihlah sesuai dengan yang
diinginkan.
SCALE : berfungsi untuk menetukan skala
lembar kerja pada hasil printout.
Untuk menggunakan scale yaitu sebagai berikut.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik scale
pada bagian scale to Fit.
2. Kliklah tanda panah ke bawa atau ke atas( )
untuk menentukan skala lembar kerja pada hasil printout sesuai dengan yang
diinginkan.
d. Group Sheet Option

GRIDLINES : berfungsi untuk menentukan
apakah garis pandu pada lembar kerja akan ditampilkan atau tidak.
Untuk dapat menggunakan Gridlines yaitu dengan
cara berikut.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik
gridlines pada bagian sheed options.
2. Pilihlah diantara view dan print.
HEADINGS : berfungsi untuk menentukan
apakah kolom pada lembar kerja akan ditampilkan atau tidak.
Untuk dapat menggunakan Headings yaitu dengan
cara berikut.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik
headings pada bagian sheed options.
2. Pilihlah diantara view dan print.
e. Group Arrange

BRING FORWARD : berfungsi untuk meletakan
obyek pada posisi paling depan.
Cara penggunaan bring yaitu sebagai berikut.
1. Dengan tab page layout,
2. Kemudian klik bring forward pada bagian Group
Arrange.
3. Lalu pilih Bring Forward atau Bring to back.
SEND BACKWARD : berfungsi untuk meletakan
obyek pada posisi paling belakang
Cara penggunaan send to back yaitu sebagai
berikut.
1. Dengan membuka tab page layout,
2. Kemudian klik Send Forward.
3. Lalu Pilih Send Backward atau Send to back.
SELECTION PANE : berfungsi untuk
menampilkan kotak dialog selection pane.
Cara penggunaan selection pane yaitu sebagai
berikut.
1. Bukalah tab page layout,
2. Kemudian klik selection pane pada bagian
Arrange.
3. Kemudian muncullah kotak dialog selection
pane.
ALIGN : berfungsi untuk menata align
antar obyek
Cara penggunaan align yaitu sebagai berikut.
1. Bukalah tab page layout,
2. Kemudian klik Align pada bagian Arrange.
3. Pilihlah align yang diinginkan.
GROUP : berfungsi untuk menjadikan
beberapa obyek menjadi satu group
Cara penggunaan group sebagai berikut.
1. dengan membuka tab page layout,
2. kemudian klik group pada bagian Arrange.
ROTATE : berfungsi untuk memutar obyek.
Cara penggunaan rotate yaitu sebagai berikut.
1. Bukalah tab page layout, kemudian klik Rotate
pada bagian Arrange.
2. Pilihlah sesuai dengan yang diinginkan.
FORMULAS

Formulas merupakan menu dimana di dalamnya terdapat
fasilitas-fasilitas yang mendukung penggunaan formula (rumus). Didalamnya
terdapat submenu group, yang letaknya berada di deretan menu yang terdiri dari:
a. Group Function Library

Berfungsi untuk membuat fungsi keungan,
matematika, logis, teks, waktu, dan kelompok fungsi lainnya pada formula bar
atau pada sel aktif.
INSERT FUNCTION : berfungsi untuk
memasukkan formula (rumus).
Contoh memasukan Rumus pada dokumen :
1. Siapkan beberapa sel dengan data angka dalam
satu baris atau satu kolom.
2. Klik sel dimana hasil formula akan diletakkan
3. Selanjutnya klik tombol Insert Function cari
fungsi SUM pada kategori Math&Trig.
4. Lalu klik OK.
5. Atau dengan Cara misalkan =SUM(B3:B12) lalu
enter.
Untuk menggunakan Fungsi AVERAGE, MIN, MAX, dan
COUNT langkahnya sama. Misalkan Seperti tabel dibawah ini.
AVERAGE : =AVERAGE(B3:B12)
MIN : =MIN(B3:B12)
MAX : =MAX(B3:B12)
COUNT : =COUNT(B3:B12)
AUTO SUM : berfungsi untuk mengolah data
yang berkaitan dengan
angka secara otomatis
RECENTLY USED : berfungsi untuk membuka
kembali formula yang baru digunakan.
FINANCIAL : berisi kumpulan formula
(rumus) yang berkaitan dengan keuangan.
LOGICAL : berisi kumpulan formula (rumus)
yang berkaitan dengan logika/analisa.
TEXT : berisi kumpulan formula (rumus)
yang berkaitan dengan text.
DATE & TIME : berisi kumpulan formula
(rumus) yang berkaitan dengan tanggal dan waktu.
LOOKUP & REFERENCE : berisi kumpulan
formula (rumus) yang berkaitan dengan data dan referensi.
MATH & TRIG : berisi kumpulan formula
(rumus) yang berkaitan dengan ilmu pasti dan trigonometri.
MORE FUNCTION : berisi kumpulan formula
(rumus) lainnya.
b. Group Defined Names

Untuk mendefinisikan nama sel maupun range, atau membuat sistem penamaan pada sel atau range yang diinginkan.
NAME MANAGER : berfungsi untuk mengatur/merubah/memperbaiki sebuah range atau cell.
DEFINE NAME : berfungsi untuk memperbaiki/merubah nama sebuah cell atau range.
USE IN FORMULA : berfunsi untuk mengetahui nama sebuah celll atau range yang digunakan dalam formula.
CREATE FROM SELECTION : berfungsi untuk membuat nama sebuah cell atau range yang dipilih.
c. Group Formula Auditing

TRACE PRECEDENCE : berfungsi untuk
menampilkan yang berhubungan dengan cell-cell yang terkait dengan sebuah cell
yang berisi formula.
TRACE DEPENDENTS : berfungsi untuk
menampilkan anak panah yang berhubungan dengan cell-cell yang terkait dengan
sebuah cell yang berisi.
REMOVE ARROWS : berfungsi untuk
menghilangkan efek anak panah dari trace precendents dan trace dependents.
ERROR CHECKING : berfungsi untuk mengecek
formula yang error.
EVALUATE FORMULA : berfungsi untuk
mengevaluasi formula.
WATCH WINDOW : berfungsi untuk
menampilkan jendela watch window, yang digunakan untuk memonitor beberapa sel
sekaligus, meskipun sedang bekerja pada lembar kerja yang berbeda.
d. Group Calculation

Untuk melakukan kalkulasi atau perhitungan
terhadap serangkaian data dalam suatu range atau sheet dalam workbook yang
aktif.
CALCULATION OPTIONS : berfungsi untuk
memilih formula yang akan dikalkulasi atau dihitung.
CALCULATE NOW : berfungsi untuk menghitung
atau mengkalkulasi data pada woorkbook yang sedang dikerjakan.
CALCULATE SHEET : berfungsi untuk
menghitung serangkaian data pada sheet yang sedang dikerjakan.
DATA

Data merupakan
mengurutkan data pada tabel yang tersusun acak berdasarkan kriteria yang anda
inginkan dengan cara yang cepat(otomatis). Kita tidak hanya mengurutkan teks
atau angka, tapi juga format data lainnya. Untuk mengurutkan data kita memakai
group short & filter. Group Perintah yang terdapat dalam Tab Data yaitu :
a. Group Get External Data

Group yang membantu pengguna dalam hal mengambil
data dari sumber yang di inginkan atau program aplikasi lain dan di tempatkan
pada lembar kerja yang sedang aktif & sedang sedang dikerjakan.
FROM ACCES : Mengimport data (database)
dari microsoft acces.
FROM WEB : Mengimport data (database)
dari website.
FROM TEXT : Mengimpor data dari data
(database) file teks.
FROM OTHER SOURCES : Mengimpor data
(database) dari sumber lain.
EXISTING CONNECTIONS : Menyambungkan data
dari luar microsoft excel yang sedang kita gunakan.
b. Group Connections

Group yang membantu pengguna dalam hal
memperbaharui hubungan antara tiap workbook(lembar kerja), sehingga data yang
sudah di koneksi terlebih dahulu akan selalu update jika data dari sumber lain
diubah atau di baharui.
REFRESH ALL : Menyegarkan data (update)
yang terhubung dengan lembar kerja (workbook).
CONNECTIONS : Menampilkan kotak dialog
atau data yang sedang terhubung dengan lembar kerja.
PROPERTIES : Mengatur jenis data yang
sedang terhubung dengan lembar kerja (workbook).
EDIT LINKS : Menampilkan semua data yang
terhubung dengan workbook serta melakukan editan terhadap data dari sumber
tersebut.
c. Group Sort & Filter

Untuk mengurutkan data yang dibuat sesuai dengan
keiinginan pengguna. Misalnya abjad A – Z, terkecil sampai yang terbesar atau
sebaliknya.
SORT : Menampilkan kotak dialog sort,
untuk mengurutkan data sesuai dengan keiinginan pengguna.
FILTER : Mengaktifkan filter data
berdasarkan pengaturan yang telah di buat pada menu SORT atau sesuai kriteria.
CLEAR : Mengaktifkan / menonaktifkan
filter dan sort pada data.
REAPPLY : Mengaplikasikan kembali filter
atau sort pada kolom cell atau range.
ADVANCED : Mengatur sort atau filter
secara lebih detail.
d. Group Data Tools

Melakukan validasi data yang sedang dikerjakan.
TEXT TO COLUMNS : Mengubah teks menjadi
per kolom.
REMOVE DUPLICATES : Menghapus data dalam
baris yang ganda.
DATA VALIDATION : Mencegah data yang
tidak valid yang dimasukkan dalam data cell.
CONSOLIDATE : Menggabungkan lebih dari 1
data kedalam 1 cell.
WHAT IF-ANALYSIS : Menganalisis atau
mencoba
e. Group Outline
GROUP : Menggabungkan beberapa garis
menjadi satu grup.
UNGROUP : Membatalkan beberapa garis yang
tidak diinginkan menjadi satu grup.
SUBTOTAL : Melakukan penghitungan
terhadap kategori item yang termasuk dalam group.
Contoh menggunakan Tab Data :
a. Siapkan tabel dengan beberapa field(data
dalam sel);
b. Seleksi/pilih field-field yang akan
disorting;
(contohnya kita memilih nama kota sebagai field
untuk di sorting), klik menu sort;
c. Muncul kotak peringatan. Klik continue with
current selection.lalu klik sort.
d. Muncul kotak sort. Pada column daftar
dropdown sort by terisi field kota(di bagian kanan atas ada my data has been
headers);
e. Pada order daftar dropdown A to Z (gunanya
mengurutkan data sesuai abjad);
f. Klik OK, dan urutan field akan berubah
urutannya akan berubah.
REVIEW

Review adalah salah satu penyedia informasi. Didalamnya
terdapat sub menu group, yang letaknya berada dibawah deretan menu. Di dalam
menu Review terdapat beberapa Group sebagai berikut :
a. Group Proofing

Untuk mengontrol spelling dan ejaan dalam data,
mencari data dari berbagai sumber data, mencari arti kata dalam kamus.
SPELLING & GRAMMAR : Digunakan untuk
mengecek ketepapan ejaan teks.
RESEARCH : Digunakan untuk menampilakn
kotak dialog kamus/reverensi.
THESAURUS : Digunakan untuk menampilkan
pilihan teks pada saat ada kata yang terpilih.
b. Group Languange

Untuk menerjemahkan suatu teks ke bahasa-bahasa
yang ada dalam teks tersebut.
TRANSLATE : Berfungsi untuk menerjemahkan
teks terpilih ke dalam satu bahasa berbeda.
c. Group Comments

Untuk menyisipkan komentar atau catatan pada
sel.
NEW COMMENT : digunakan untuk membuat dan
mengolah komentar.
DELETE adalah untuk Menghapus Komen.
PREVIOUS adalah untuk melihat koment
sebelumnya.
NEXT adalah untuk melihat komen
selanjutnya.
SHOW/HIDE COMMENT adalah tayangkan atau
menyembunyikan komentar.
SHOW ALL COMENT adalah menampilkan semua
komentar.
SHOW INK : Digunakan untuk menampilkan
keterangan tinta pada lembar kerja.
d. Group Changes

Untuk memproteksi atau melindungi data yang telah
dibuat,baik dalam sheet maupun dalam workbook.
PROTECT SHEET : Digunakan untuk mengunci
sheet
PROTECT WORKBOOK : Digunakan untuk
mengunci lembar kerja
SHARE WORKBOOK : Digunakan untuk berbagi
lembar kerja
PROTECT AND SHARE WORKBOOK : Digunakan
untuk mengunci dan berbagi lembar kerja.
ALLOW USERS TO EDIT RANGES : Digunakan
untuk menyetujui pengguna untuk mengedit ranges.
TRACK CHANGES : Digunakan untuk
menelusuri perubahan yang dilakukan terhadap file workbook yang dipakai
bersama.
KEGUNAAN DAN LANGKAH-LANGKAH :
• PROTECT SHEET
1. Buka file ms Exel anda, atau buat data baru
menggunakan ms 2010.
2. Buka tab review kemudian pada group changes
klik protect sheet.
3. Pada jendela yang muncul aktifkan pilihan
Protect Worksheet and contens of locked cells. Setelah itu masukkan password
yang akan digunakan untuk membuka proteksi anda. Selanjutnya hilangkan semua
tanda centang kemudian klik OK.
4. Masukan kembali password anda dan klik OK.
5. Mulai dari sekarang data anda tidak akan bisa
di klik atau diseleksi, sehingga tidak akan bisa juga dicopy paste. Data akan
aman dari tangan jahil orang lain.
• PROTECT DOCUMENT
1. Buka file ms Exel anda, atau buat data baru
menggunakan ms 2010.
2. Klik tab review kemudian klik protect
dokument. Pilih Restrict Formating and Editing
3. Pada panel yang muncul aktifkan allow only
this tipe of editing in the document: dan pilih No changes (read only)
4. Pada pilihan exceptions, biarkan saja tetap
tidak ada yang pilih
5. Klik yes , start enforcing protection
6. Masukan password anda sebanyak dua kali
kemudian klik OK.
7. Mulai dari sekarang file anda tidak dapat
dirubah, dihapus dan ditambah oleh orang lain.
• MEMPROTEKSI CELL ATAU RANGE TERTENTU
1. Andaikan kita menginginkan agar orang lain
dapat mengedit range dari A1 sampai A10, langkah pertama blok range tersebut
kemudian klik kanan Format cell.
2. Setelah muncul jendela Format Cell. Pilih
pada tab Protection. Hilangkan tanda centang/ceck pada Locked kemudian OK.
3. Selanjutnya masuk Tab Review dan klik pada
Protect Sheet.
4. Setelah muncul jendela Protect Sheet. Isikan
password untuk sheet yang akan kita proteksi. Pengisian password dilakukan dua
kali kemudian OK. Pada bagian centang/check di bawah biarkan default atau bisa
diubah seuai kebutuhan.
5. Setelah semua proses dilakukan,maka hanya
range A1 sampai A10 saja yang bisa kita isi/edit. Sedangkan cell-cell yang lain
tidak bisa diedit. Jika kita berusaha mengeditnya. Akan muncul pesan “The cell
or chart you are trying to change is protected and therefore read-only”
6. Jika kita ingin mengubahnya tinggal masuk
pada tab Review klik Protect Sheet dan isikan password yang sudah kita buat
sebelumnya.
VIEW

VIEW merupakan menu
yang memiliki fungsi penataan tampilan pada lembar kerja. Menu ini tidak
berpengaruh pada data yang ada. Didalamnya terdapat sub menu group, yang
letaknya berada dibawah deretan menu. Tab menu View terdiri dari :
a. Group Woorkbook Views

Berfungsi untuk mengatur tampilan menu. Group
ini terdiri dari 5 bagian:
Normal
Berfungsi menampilkan lembar kerja dalam bentuk
normal.
Page Layout
Berfungsi menampilkan lembar kerja dalam bentuk
lembaran kertas.
Page Break Preview
Berfungsi untuk menampilkan lembar kerja yang
hanya berisi data saja.
Custom Views
Berfungsi untuk menampilkan lembar kerja sesuai
keperluan kita.
-Klik hingga muncul kotak dialog seperti ini..
- Klik kemudian masukkan kata yang ingin dicari.
Lalu pilih OK.
- Kemudian akan muncul seperti dibawah ini:
Full Screen
Berfungsi menampilkan lembar kerja dalam bentuk
maksimal (full).
- Pilihlah Full Screen sehingga tampilannya akan
berubah.
b. Group Shows

Berfungsi untuk menampilkan/memunculkan garis
dan judul halaman pada lembar kerja. Group ini terdiri dari 4 bagian, yaitu:
Ruler
Berfungsi untuk menampilkan dan menyembunyikan
penggaris.
Formula Bar
Berfungsi menampilkan/menyembunyikan formula
bar.
Gridlines
Berfungsi menampilkan/menyembunyikan garis
bantu.
- Dokumen yang menggunakan gridlines
- Dokumen yang tidak menggunakan gridlines
Headings
Berfungsi menampilkan/menyembunyikan kepala
kolom dan baris.
- Hilangkan tanda centang pada heading maka
tampilannya akan berubah.
c. Group Zoom

Berfungsi mempebesar/memperkecil lembar kerja.
Group ini terdiri dari 3 bagian:
Zoom
Berfungsi mempebesar tampilan.
Klik zoom kemudian akan muncul kotak dialog,
kemudian pilihlah ukuran yang diinginkan kemudian klik OK.
- Bentuk dokumen saat memilih ukuran zoom 200%
100 %
Berfungsi untuk mengembalikan tampilan pada
ukuran 100%.
Zoom to Selection
Berfungsi melakukan zoom pada sel yang terpilih.
d. Group Window

Berfungsi untuk menjalankan perintah-perintah
yang digunakan untuk menggunakan jendela yang aktif. Group ini terdiri dari 11
bagian:
New Window
Berfungsi menampilkan lembar kerja pada jendela
lainnya.
Arrange All
Berfungsi menampilkan semua lembar kerja pada
satu jendela.
- Klik Arrange All sehingga akan muncul kotak
dialog.
- Kemudian pilihlah arrange yang diinginkan,
seperti vertical. Maka tampilan lembar kerja akan berubah.
Freeze Panes
Berfungsi membatasi cell yang diijinkan untuk
bergulung.
Split
Berfungsi memecah tampilan jendela lembar kerja
menjadi beberapa bagian yang dapat diatur besarnya.
Hide
Berfungsi menyembunyikan jendela lembar kerja.
Unhide
Berfungsi menampilkan kembali jendela lembar
kerja.
- Klik Unhide maka akan muncul kotak dialog .
- Pilih lembar kerja yang ingin ditampilkan,
misalnya book 1:1.
View Side by Side
Berfungsi menampilkan 2 lembar kerja secara
berdampingan.
Synchronous Scrolling
Berfungsi menyelaraskan penggulungan dua dokumen
sehingga tergulung bersama-sama.
Reset Window Position
Berfungsi mereset posisi jendela dokumen yang
tampil secara side by side, sehingga keduannya tampil dengan tampilan yang sama
pada layar.
Save Workspace
Berfungsi menyimpan semua susunan jendela saat
ini sebagai sebuah workspace untuk ditampilkan kembali dikemudian waktu.
- Klik Save Workspace, kemudian simpanlah lembar
kerja sesuai dengan nama file,, kemudian klik SAVE.
Switch Window
Berfungsi untuk berpindah ke jendela excel
lainnya yang sedang terbuka
e. Group Macros

Berfungsi merekam atau mengatur video. Group ini
terdiri dari 1 bagian:
Macros
Berfungsi merekam atau mengatur video.
2.
Cara membuat sheet baru
CARA
MEMBUAT WORKSHEET BARU DI EXCEL
Dalam
membuat data dengan aplikasi Microsoft Excel, biasanya tidak cukup hanya
menggunakan satu sheet saja, untuk itu bagi pemula harus tahu bagaimana membuat
sheet baru di Excel. Namun sebelumnya alangkah baiknya kita ketahui pengertian
atau perbedaan dari workbook dan worksheet.
Workbook adalah buku kerja dalam Microsoft
Excel yang merupakan keseluruhan dari tampilan awal Excel
sedangkan…
Worksheet atau sheet adalah lembar kerja dalam
Microsoft Excel yang terdiri dari kolom dan baris
Secara
default pada Excel 2007 ketika kita membuat workbook baru, akan ada 3 buah
sheet, Namun pada Excel 2013 defaultnya hanya ada 1 sheet saja. Untuk
menambahkan atau membuat sheet baru caranya adalah sebagai berikut:
Menggunakan Tombol Keyboard atau Shortcut
Untuk
membuat sheet baru di excel dengan shortcut caranya adalah dengan menekan
tombol Shift + F11.
Menggunakan Tombol Insert Sheet
Untuk
membuat sheet baru di Excel lewat Ribbon / Menu caranya yaitu pilih Tab Home pada
grup ribbon Cells, pilih Insert – Insert
Sheet.
Menggunakan Tombol New Sheet
Arahkan
cursor ke tanda + di samping kanan nama sheet, dan klik sekali untuk
menambahkan sheet baru.
Maka
sheet akan bertambah, sesuai urutan sheet yang ada seperti Sheet2, Sheet3 dan
sebagainya. Kita juga bisa merubah nama Sheet, Menghapus, Memindah, menyalin
dan lain-lain, selengkapnya silahkan buka halaman 2.
Memodifikasi
Sheet Excel
Di
Microsoft Excel juga di sediakan menu untuk memodifikasi sheet Excel, seperti
merename atau mengganti nama sheet, mengcopy atau menyalin, memindahkan posisi
sheet, menghapus sheet, mewarnai backgroud label sheet, Menyembunyikan dan
sebaginya, caranya adalah sebagai berikut:
1.
Klik kanan pada nama Sheet yang ingin di
modifikasi, maka akan tampil menu-menu berikut:
2.
Dan berikut penjelasan dari menu-menu
tersebut:
§
Insert… berfungsi
untuk menambahkan Sheet baru, Chart dan lain-lain.
§
Delete berfungsi
untuk menghapus Sheet.
§
Rename berfungsi
untuk membuat nama baru pada sheet.
§
Move or Copy… berfungsi
untuk memindahkan dan menyalin Sheet.
§
View Code berfungsi
untuk menampilkan jendela kode Sheet, digunakan untuk membuat macro.
§
Protect Sheet… berfungsi
untuk mengunci Sheet.
§
Tab Color berfungsi
untuk mewarnai background nama sheet.
§
Hide berfungsi
untuk menyembunyikan Sheet.
§
Unhide berfungsi
untuk menampilkan sheet yang tersembunyi.
§
Select All Sheet berfungsi
memblok atau memilih semua Sheet.
3.
Jenis-jenis number format
Mengenal Format
Number Pada Microsoft Excel
Format Number Pada Microsoft Excel - Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar tentang
format number. Format number ini berfungsi untuk, merubah angka yang akan di
tampilkan pada lembar kerja excel kita nanti. Nah, untuk itu mari kita pahami
bersama tentang format number pada excel.
1. General
Yang pertama, pada option format number yaitu general. Kategori general yang
kategori dimana kamu ingin akan tampil apa adanya tanpa di format apapun
2. Number
Yang kedua yaitu kategori number. Pada kategori number ini, kita bisa mengatur angka yang akan tampil. Pada kategori number ini ada beberapa pilihan, yaitu
1.
Decimal Places :
menentukan beberapa banyak angka dibelakang koma yang akan ditampilkan
2.
Use 1000 Seperator :
menentukan ada tidaknya pemisah ribuan. Misalnya 1000, maka akan menjadi 1,000
3.
Negative number :
menentukan bagaimana angka negatif akan mncul
3. Currency
Berikut ini opsi yang bisa dirubah pada kategori currency
1.
Decimal places, menentukan
berapa banyak angka dibelakang koma yang akan ditampilkan
2.
Symbol, menentukan simbol
currency yang akan ditampilkan
3.
Negative Number,
menentukan bagaimana angka negatif akan muncul
4. Accounting
4. Accounting
Kateogi Accounting biasanya digunakan jika kita ingin menulis
simbol mata uang pada bagian depan Angka. Misalnya $, IDR, dll. Sebagai contoh,
jika kita menulis angka 1000, maka yang muncul akan Rp. 1000
5. Date
1.
Type : ini macam - macam
tipe tanggal yang bisa kamu pilih sesuai dengan yang kamu inginkan
2.
Location : ubahlah tanggal
sesuai dengan lokasi kamu berada
6. Time
Kategori Time digunakan untuk mengatur waktu. Pada kategori terbagi 2 macam,
yaitu type dan location.
1.
Type : ini macam - macam
tipe waktu yang bisa kamu pilih sesuai dengan yang kamu inginkan
2.
Location : ubahlah waktu
sesuai dengan lokasi kamu berada
7. Percentage
Pada kateori percentage biasanya digunakan untuk menampilkan angka dalam bentuk
persentase. Misalnya, 100 menjadi 100%
8. Fraction
Kategori ini hanya berlaku untuk angka desimal. Dimana angka desimal akan
dirubah ke dalam bentuk pecahan. Misalnya, 0,25 menjadi ¼
9. Scientific
Digunakan untuk menampilkan angka dalam format scientific
4.
Rumus (penjumlahan, pembagian,
perkalian, pengurangan, rata-rata)
RUMUS EXCEL PENJUMLAHAN, PENGURANGAN,
PERKALIAN DAN PEMBAGIAN
Hal mendasar yang perlu kita kuasai dalam belajar excel adalah
melakukan operasi matematika penjumlahan, pengurangan, perkalian serta
pembagian.
Hal ini sebenarnya sudah saya singgung sedikit pada postingan tentang Operator Perhitungan Microsoft Excel. Namun dalam artikel tersebut
penjelasannya masih umum.
Untuk melakukan pengurangan dan pembagian, excel tidak menyediakan fungsi
khusus. Berbeda dengan cara menjumlahkan di excel dan melakukan perkalian angka
dimana excel menyedikan fungsi SUM, SUMIF, SUMIFS dan
lain-lainnya. untuk lebih jelasnya akan kita bahas satu per satu.
DAFTAR ISI:
RUMUS PENJUMLAHAN EXCEL
Bagaimanakah cara menjumlahkan di excel? Berikut beberapa alternatif cara menjumlah
di excel yang bisa anda lakukan.
Cara Pertama
Cara yang paling mendasar dalam melakukan penjumlahan pada microsoft Excel
adalah dengan menggunakan operator plus (+).
Cara penulisan rumusnya sama seperti saat kita menuliskan soal penjumlahan seperti
pada umumnya. Misalkan kita ingin menjumlah angka 10,20,30,40,50 maka rumus
excelnya kita tulis :
=10+20+30+40+50
Jika ingin menjumlahkan angka-angka didalam sebuah cell atau range excel,
misalnya masing-masing pada cell A2 hingga A6 terisi angka 10,20,30,40,50 dan
kita ingin menjumlahkan cell-cell tersebut maka rumus excelnya :
=A2+A3+A4+A5+A6
Cara Kedua
Cara menjumlahdi excel yang kedua adalah dengan
menggunakan fungsi SUM pada Excel. Untuk cara menggunakan fungsi SUM yang lebih detail bisa anda
pelajari pada tutorial sebelumnya.
Cara menjumlahkan di excel dengan fungsi SUM ini lebih sering menjadi pilihan
dari pada menggunakan operator plus (+). Cara ini lebih simple dan efisien
tentunya.
Sebagai contoh untuk menjumlahkan data angka pada range A2 sampai A6 seperti
pada cara pertama rumus excel yang digunakan adalah:
=SUM(A2:A6)
Cara Ketiga
Selain menggunakan fungsi SUM, Excel juga menyediakan beberapa fungsi lain untuk melakukan penjumlahan. Tentunya dengan kekhasan dan keperluan yang berbeda-beda untuk masing-masing fungsi.
Diantara fungsi-fungsi penjumlahan pada microsoft excel tersebut antara lain:
§ Fungsi SUMIFS :
Menjumlahkan data berdasarkan lebih dari satu kriteria atau syarat (Banyak
kriteria).
§ SUBTOTAL : Fungsi ini bisa juga digunakan untuk menjumlahkan data
yang terlihat saja (Mengabaikan Baris tersembunyi).
§ Dan fungsi-fungsi excel lainnya.
Gunakan tanda sama dengan
(=) untuk mengawali penulisan rumus excel.
Kelanjutan cara menjumlahkan data di excel ini bisa anda pelajari pada bagian berikut :
Cara Menjumlah Ke Bawah, Antar Kolom Dan Antar Sheet
RUMUS PENGURANGAN EXCEL
Bagaimanakah cara pengurangan di excel?
Rumus excel yang digunakan untuk melakukan pengurangan adalah menggunakan operator minus (-).
Excel tidak menyediakan fungsi khusus seperti penjumlahan dengan fungsi SUM. Kenapa demikian? saya tidak tahu. ehehehehe.
Cara penulisan rumusnya sederhana. seperti menuliskan soal pengurangan. Hanya pada awal rumus harus dikasih tanda sama dengan (=), ini sebagai tanda bahwa yang kita tuliskan adalah rumus excel/formula. Hal ini berlaku dalam penulisan rumus excel apapun.
Sebagai contoh untuk mengurangi angka 50 dengan angka 10 rumus excelnya adalah:
=50-10
Untuk mengurangi angka didalam cell tertentu misalnya cell B6 berisi angka 50 kita kurangi B2 beerisi angka 10 maka rumus excelnya menjadi:
=A6-A2
Perhatikan contoh pada baris ke-5 dan ke-6 gambar berikut.
Jika masih punya masalah dengan rumus pengurangan di excel, sampaikan pada kolo komentar di bawah.
RUMUS PERKALIAN EXCEL
Bagaimanakah cara melakukan perkalian di excel? Operasi perkalian di excel bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut.
Cara Pertama
Cara pertama yang digunakan untuk melakukan perkalian di excel adalah dengan menggunakan operator asterik atau tanda bintang (*).
Misalnya untuk mengalikan angka 2 dan 3 maka rumus excelnya adalah:
=2*3
Contoh lain, untuk mengalikan sel A1 dengan B1 maka rumus excel yang digunakan seperti berikut:
=A1*B1
Cara Kedua
Cara perkalian kedua adalah dengan menggunakan fungsi PRODUCT .
Untuk lebih jelasnya lihat penggunaan rumus perkalian excel ini pada baris ke 2,3,4 dan 5 gambar di bawah:
RUMUS PEMBAGIAN EXCEL
Bagaimanakah cara pembagian angka di excel?
Untuk melakukan pembagian dalam rumus excel adalah menggunakan operator slash atau garis miring(/).
Cara menggunakannya untuk membagi angka pada rumus excel sama dengan cara-cara
sebelumnya.
Perhatikan baris ke 6 dan 7 pada contoh gambar berikut:
Ingat bahwa sebuah angka tidak boleh di bagi dengan nol (0). Pada excel jika
trejadi hal semacam ini maka akan menghasilkan sebuah nilai error #DIV/0.
Seperti yang semestinya kita ketahui excel
mengikuti aturan internasional dalam hal perhitungan sehingga peletakan tanda
kurung "( )" juga akan mempengaruhi hasil perhitungan dalam
penjumlahan, pengurangan, perkalian serta pembagian.
5.
Cara insert, merge dan delete
table
Menggabungkan sel menggunakan perintah Merge &
Center:
1. Pilih
rentang sel yang ingin digabung. Dalam contoh kita, kita akan pilih A1: F1.
2. Klik
perintah Merge & Center pada tab Home. Dalam contoh kita, kita akan memilih
rentang sel A1: F1.
3.
Sel-sel yang dipilih akan digabungkan, dan teks akan dipusatkan
Mengakses
pilihan lebih merge:
Jika Anda klik panah drop-down di sebelah
perintah Merge & Center pada tab Home, menu drop-down Merge akan muncul.
Dari sini, Anda dapat memilih untuk:
·
Merge & Center:
menggabungkan sel yang dipilih ke dalam satu sel dan memusatkan teks
·
Merge Across: menggabungkan
sel yang dipilih ke dalam sel-sel yang lebih besar sambil menjaga setiap baris
terpisah
·
Merge Cells: menggabungkan
sel yang dipilih ke dalam satu sel, tetapi tidak memusatkan teks
·
Unmerge Cell: unmerge sel
yang dipilih
Anda harus berhati-hati ketika menggunakan
fitur ini. Jika Anda menggabungkan beberapa sel yang semuanya berisi data,
Excel hanya akan menyimpan isi dari kiri atas dan membuang segala sesuatu yang
lain.
6.
Cara menggunakan Data Short A to Z
dan sebaliknya
Panduan Sortir data A-Z di Microsoft
Excel
1. Block semua sel yang ingin
disortir
2. Klik pada tab “DATA”
3. Klik icon “AZ” yang ada tanda panah
bawahnya
4. Pada jendela munculan tik pada “Continue with the current
selection”
5. Klik “Sort”
6. Selesai
Untuk lebih mudah dipahami, silahkan lihat di
gambar-gambar di bawah ini:
Untuk mensortir data Z-A
kebalikan dari A-Z caranya pada langkah nomor 3 sesuai Panduan Microsoft Excel
diatas, yaitu mengklik icon “ZA” bertanda panah bawah. Untuk langkah
selanjutnya sama saja.
Sortir data juga bisa
digunakan untuk beberapa kepentingan, semisal data karyawan perusahaan, data
sekolah dan data-data statistik lainnya. Dengan Microsoft Excel kita juga bisa
mensortir data berdasarkan nilai yang terbesar ke yang terkecil dan sebaliknya.
Dengan
Microsoft Excel kita bisa mengatur pekerjaan agar bisa serba otomatis. Saya
juga telah membuat Aplikasi Cerdas Cermat dan Aplikasi Kwitansiyang
mendukung hingga 100 lembar. Penggunaan Microsoft Excel masih bisa dikembangkan
lagi dengan fitur macro dan VBA untuk pengguna tingkat lanjut.
Membuat Model Data di Excel
Terapkan Ke: Excel 2016 Excel 2013
Data Model
adalah pendekatan baru untuk mengintegrasikan data dari beberapa tabel, secara
efektif menyusun sumber data relasional di dalam buku kerja Excel. Di dalam
Excel, Model Data digunakan secara transparan, menyediakan data bertabel yang
digunakan dalam laporan PivotTable, PivotChart, dan Power View. Sebelum
menyelami lebih detail, Anda mungkin ingin kembali dan menonton video atau
mengikuti panduan pembelajaran kami di Dapatkan & Transformasi dan Power
Pivot.
CATATAN: Artikel
ini menguraikan model data dalam Excel 2013. Namun, pemodelan data dan fitur
Power Pivot yang sama yang diperkenalkan di Excel 2013 juga diterapkan untuk
Excel 2016. Hanya terdapat sedikit perbedaan antar versi Excel ini.
Biasanya,
Anda bahkan tidak menyadari bahwa model itu ada. Di Excel, Model Data
divisualisasikan sebagai koleksi tabel dalam Daftar Bidang. Untuk langsung
bekerja dengan model tersebut, Anda harus menggunakan add-in Microsoft Office
PowerPivot di Microsoft Excel 2013 untuk Excel 2013.
Saat mengimpor
data relasional, pembuatan model terjadi secara otomatis ketika Anda memilih
beberapa tabel:
1.
Di Excel,
gunakan Data > Dapatkan Data Eksternal untuk
mengimpor data dari Access atau database relasional lain yang berisi beberapa
tabel relasional.
2.
Excel
meminta Anda memilih sebuah tabel. Centang Aktifkan pilihan beberapa
tabel.
3.
Pilih dua
atau beberapa tabel, klik Berikutnya, dan Selesai.
4.
Di Impor
Data, pilih opsi visualisasi data yang Anda inginkan, seperti PivotTable
dalam lembar baru, dan susunlah laporan Anda.
Sekarang
Anda punya Model Data yang berisi semua tabel yang Anda impor. Karena Anda
memilih opsi laporan PivotTable, model dinyatakan dalam Daftar Bidang yang akan
Anda gunakan untuk menyusun laporan PivotTable.
Apa yang
bisa Anda lakukan dengan model ini? Anda bisa menggunakannya untuk membuat
laporan PivotTable, PivotChart, dan Power View dalam buku kerja yang sama. Anda
dapat mengubahnya dengan menambahkan atau menghapus tabel, dan jika menggunakan
add-in Power Pivot, Anda dapat memperluas model dengan menambahkan kolom
terhitung, bidang terhitung, hierarki, dan KPI.
Saat
membuat Model Data, opsi visualisasi itu penting. Anda ingin memilih Laporan
PivotTable, PivotChart, atau Laporan Power View untuk
visualisasi data. Opsi ini memungkinkan Anda bekerja dengan semua tabel secara
kolektif. Jika Anda memilih Tabel, setiap tabel yang diimpor akan
diletakkan dalam lembar yang terpisah. Dengan pengaturan ini, tabel-tabel dapat
digunakan secara individu, tapi jika menggunakan semua tabel sekaligus
dibutuhkan laporan PivotTable, PivotChart, atau Power View.
CATATAN:
·
Model
dibuat secara implisit ketika Anda mengimpor dua atau lebih tabel sekaligus
dalam Excel.
·
Model
dibuat secara eksplisit ketika Anda menggunakan add-in Power Pivot untuk
mengimpor data. Di add-in, model ditunjukkan dalam tata letak bertab, di mana
masing-masing tab berisi data tabular. Lihat Mendapatkan data menggunakanPower Pivot add-inuntuk mempelajari dasar-dasar mengimpor data menggunakan
database Server SQL.
·
Sebuah
model bisa terdiri dari tabel tunggal. Untuk membuat model yang berbasis hanya
satu tabel, pilih tabel dan klik Tambahkan ke Model Data di
Power Pivot. Anda mungkin dapat melakukan ini jika ingin menggunakan fitur
Power Pivot, seperti kumpulan data terfilter, kolom terhitung, bidang
terhitung, KPI, dan hierarki.
·
Hubungan
tabel bisa dibuat secara otomatis jika Anda mengimpor tabel terkait yang
memiliki hubungan utama primer dan asing. Excel biasanya bisa menggunakan
informasi hubungan yang diimpor sebagai basis untuk hubungan tabel dalam Model
Data.
·
Untuk
tips cara mengurangi ukuran model data, lihat Membuat Model Data dengan memori yang efisien menggunakan
Excel 2013 dan Power Pivot add-in.
·
Untuk
penjelasan selengkapnya, lihat Tutorial: Analisis data PivotTable menggunakan Model Data
di Excel 2013.
TIPS: Buku
kerja Anda berisi data, tapi apakah Anda tahu jika buku kerja itu berisi sebuah
Model Data? Anda dapat dengan cepat menentukan status model dengan membuka
jendela Power Pivot. Jika data muncul di tab, artinya ada model. Selengkapnya
tentang Menemukan sumber data mana yang digunakan dalam sebuah
model data buku kerja.
Panduan
Sortir data A-Z di Microsoft Excel
1. Block semua
sel yang ingin disortir
2. Klik pada tab “DATA”
3. Klik icon “AZ” yang ada tanda panah
bawahnya
4. Pada jendela munculan tik pada “Continue with the current
selection”
5. Klik “Sort”
6. Selesai
Untuk lebih mudah dipahami,
silahkan lihat di gambar-gambar di bawah ini:
ntuk mensortir data Z-A
kebalikan dari A-Z caranya pada langkah nomor 3 sesuai Panduan Microsoft Excel
diatas, yaitu mengklik icon “ZA” bertanda panah bawah. Untuk langkah selanjutnya
sama saja.
Sortir data juga bisa
digunakan untuk beberapa kepentingan, semisal data karyawan perusahaan, data
sekolah dan data-data statistik lainnya. Dengan Microsoft Excel kita juga bisa
mensortir data berdasarkan nilai yang terbesar ke yang terkecil dan sebaliknya.
7.
Cara menggunakan format
Menyimpan buku kerja dalam format file
lainnya
Terapkan Ke: Excel 2016 Excel 2013
Seringkali Anda ingin menyimpan buku kerja Anda di format file saat ini (.xlsx). Namun terkadang,
Anda mungkin perlu menyimpan buku kerja ke format file lainnya, seperti format
file versi Excel yang lebih lama, file teks, atau PDF atau file XPS. Penting
untuk diketahui, bahwa kapan pun Anda menyimpan buku kerja dalam format file
lain, beberapa pemformatan, data, dan fiturnya mungkin tidak tersimpan.
Untuk
daftar format file (juga disebut tipe file) yang dapat (dan tidak dapat) Anda
buka atau simpan di Excel 2013, lihat Format file yang didukung di Excel di bagian akhir artikel ini.
1.
Membuka
buku kerja yang ingin Anda simpan.
2.
Klik File > Simpan
Sebagai.
1.
Di
bawah Tempat, pilih tempat Anda ingin menyimpan buku kerja.
Misalnya, pilih OneDrive untuk menyimpannya di lokasi web
atau Komputer untuk menyimpannya di folder lokal seperti Dokumen.
1.
Di kotak
dialog Simpan Sebagai, navigasi ke lokasi yang Anda inginkan.
1.
Di
daftar Simpan sebagai tipe, klik format file yang Anda inginkan.
Klik panah untuk menggulir ke format file yang tidak terlihat di daftar.
CATATAN: Format
file yang akan Anda lihat beragam, bergantung pada tipe lembar yang sedang
aktif di buku kerja Anda (lembar kerja, lembar bagan, atau tipe lembar lain).
2.
Di
kotak Nama file, terima nama yang disarankan atau ketik nama baru
untuk buku kerja tersebut.
Mengonversi
buku kerja Excel 97-2003 menjadi format file saat ini
Jika Anda
membuka buku kerja Excel 97-2003 namun tidak perlu menyimpan di format file
tersebut, cukup konversi file tersebut menjadi format file saat ini (.xlsx).
1.
Klik File > Info.
2.
Klik Konversi.
Format
file yang didukung di Excel
Di Excel
2013, Anda dapat membuka dan menyimpan file dengan format file berikut:
Format
file Excel
Format
|
Ekstensi
|
Deskripsi
|
Buku
Kerja Excel
|
.xlsx
|
Format
file berbasis XML default untuk Excel 2007-2013. Tidak dapat menyimpan kode
makro Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) atau lembar makro
Microsoft Office Excel 4.0(.xlm).
|
Buka Langsung
Lembar Kerja XML
|
.xlsx
|
Versi
lengkap ISO dari format file Buku Kerja Excel (.xlsx).
|
Buku
Kerja Excel (kode)
|
.xlsm
|
Format
file berbasis XML dan mendukung makro untuk Excel 2007-2013. Menyimpan kode
makro VBA atau lembar makro Excel 4.0 (.xlm).
|
Buku
Kerja Biner Excel
|
.xlsb
|
Format
file biner (BIFF12) untuk Excel 2007-2013.
|
Templat
|
.xltx
|
Format
file default untuk templat Excel untuk Excel 2007-2013. Tidak dapat menyimpan
kode makro VBA atau lembar makro Excel 4.0 (.xlm).
|
Templat
(kode)
|
.xltm
|
Format
file yang mendukung makro untuk templat Excel di Excel 2007-2013. Menyimpan
kode makro VBA atau lembar makro Excel 4.0 (.xlm).
|
Buku
Kerja Excel 97- Excel 2003
|
.xls
|
Format
file Biner Excel 97 - Excel 2003 (BIFF8).
|
Templat
Excel 97- Excel 2003
|
.xlt
|
Format
file Biner Excel 97 - Excel 2003 (BIFF8) untuk templat Excel.
|
Buku
Kerja Microsoft Excel 5.0/95
|
.xls
|
Format
file Biner Excel 5.0/95 (BIFF5).
|
Lembar
Kerja XML 2003
|
.xml
|
Format
file Lembar Kerja XML 2003 (XMLSS).
|
Data XML
|
.xml
|
Format
Data XML.
|
Add-In
Excel
|
.xlam
|
Format
Add-In berbasis XML dan yang mendukung makro untuk Excel 2007-2013. Add-In
adalah program suplemen yang dirancang untuk menjalankan kode tambahan.
Mendukung penggunaan proyek VBA dan lembar makro Excel 4.0 (.xlm).
|
Add-In
Excel 97-2003
|
.xla
|
Add-In
Excel 97-2003, program suplemen yang dirancang untuk menjalankan kode
tambahan. Mendukung penggunaan proyek VBA.
|
Buku
Kerja Excel 4.0
|
.xlw
|
Format
file Excel 4.0 yang hanya menyimpan lembar kerja, tabel bagan, dan lembar
makro. Anda dapat membuka buku kerja di format file ini di Excel 2013, namun
Anda tidak dapat menyimpan file Excel ke format file ini.
|
Format
file teks
Format
|
Ekstensi
|
Deskripsi
|
Teks
Terformat (Dibatasi spasi)
|
.prn
|
Format
Lotus yang dibatasi spasi. Hanya menyimpan lembar yang aktif.
|
Teks
(Dibatasi tab)
|
.txt
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi spasi untuk digunakan di sistem
pengoperasian Microsoft Windows lainnya, dan memastikan bahwa karakter tab,
hentian garis, dan karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan
lembar yang aktif.
|
Teks
(Macintosh)
|
.txt
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi tab untuk digunakan di sistem
pengoperasian Macintosh, dan memastikan bahwa karakter tab, hentian garis,
dan karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan lembar yang
aktif.
|
Teks
(MS-DOS)
|
.txt
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi tab untuk digunakan di sistem
pengoperasian MS-DOS, dan memastikan bahwa karakter tab, hentian garis, dan
karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan lembar yang
aktif.
|
Teks
Unicode
|
.txt
|
Menyimpan
buku kerja sebagai teks Unicode, standar pengodean karakter yang dikembangkan
oleh Unicode Consortium.
|
CSV
(dibatasi koma)
|
.csv
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi koma untuk digunakan di sistem operasi
Windows lainnya, dan memastikan bahwa karakter tab, hentian garis, dan
karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan lembar yang
aktif.
|
CSV
(Macintosh)
|
.csv
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi koma untuk digunakan di sistem
pengoperasian Macintosh, dan memastikan bahwa karakter tab, hentian garis,
dan karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan lembar yang
aktif.
|
CSV
(MS-DOS)
|
.csv
|
Menyimpan
buku kerja sebagai file teks dibatasi koma untuk digunakan di sistem
pengoperasian MS-DOS, dan memastikan bahwa karakter tab, hentian garis, dan
karakter lain diintepretasikan dengan benar. Hanya menyimpan lembar yang
aktif.
|
DIF
|
.dif
|
Data
Interchange Format. Hanya menyimpan lembar yang aktif.
|
SYLK
|
.slk
|
Symbolic
Link Format. Hanya menyimpan lembar yang aktif.
|
CATATAN: Jika
Anda menyimpan buku kerja di format teks apa pun, semua pemformatan akan
hilang.
Format
file lainnya
Format
|
Ekstensi
|
Deskripsi
|
DBF 3,
DBF 4
|
.dbf
|
dBase
III dan IV. Anda dapat membuka format file berikut di Excel, tapi Anda tidak
dapat menyimpan file Excel ke format dBase.
|
OpenDocument
Spreadsheet
|
.ods
|
OpenDocument
Spreadsheet. Anda dapat menyimpan file Excel 2010 agar dapat dibuka di
aplikasi lembar kerja yang menggunakan format OpenDocument Spreadsheet,
seperti Google Docs dan OpenOffice.org Calc. Anda juga dapat membuka lembar
kerja dalam format .ods di Excel 2010. Pemformatan mungkin akan hilang saat
menyimpan dan membuka file .ods.
|
PDF
|
.pdf
|
Portable
Document Format (PDF). Format file ini mempertahankan pemformatan dokumen dan
mengaktifkan berbagi file. Saat file berformat PDF ditampilkan online atau
dicetak, file tersebut mempertahankan format yang Anda maksud. Data di file
tidak dapat diubah dengan mudah. Format PDF juga berguna untuk dokumen yang
akan direproduksi menggunakan metode pencetakan komersial.
|
Dokumen
XPS
|
.xps
|
XML
Paper Specification (XPS). Format file ini mempertahankan pemformatan dokumen
dan mengaktifkan berbagi file. Saat file XPS ditampilkan online atau dicetak,
file tersebut mempertahankan format secara persis seperti yang Anda maksud,
dan data di file tersebut tidak dapat diubah dengan mudah.
|
Format
file yang menggunakan clipboard
Jika Anda
menyalin data ke clipboard di salah satu format file berikut, Anda dapat menempelkannya
ke Excel menggunakan perintah Tempel atau Tempel
Spesial(Beranda > Clipboard > Tempel).
Format
|
Ekstensi
|
Pengidentifikasi
tipe clipboard
|
Gambar
|
.wmf
atau .emf
|
Gambar
di Windows Metafile Format (WMF) atau Windows Enhanced Metafile Format (EMF).
CATATAN: Jika Anda menyalin gambar metafile
Windows dari program lainnya, Excel menempelkan gambar sebagai metafile yang
disempurnakan.
|
Bitmap
|
.bmp
|
Gambar
disimpan dalam format Bitmap (BMP).
|
Format
file Microsoft Excel
|
.xls
|
Format
file Biner untuk versi Excel 5.0/95 (BIFF5), Excel 97-2003 (BIFF8), dan Excel
2013 (BIFF12).
|
SYLK
|
.slk
|
Symbolic
Link Format.
|
DIF
|
.dif
|
Data
Interchange Format.
|
Teks
(Dibatasi tab)
|
.txt
|
Format
teks yang dipisahkan oleh tab.
|
CSV
(dibatasi koma)
|
.csv
|
Format
nilai yang dipisahkan oleh koma.
|
Teks
terformat (Dibatasi spasi)
|
.rtf
|
Outlook
Rich Text format (RTF). Hanya dari Excel.
|
Objek
yang disematkan
|
.gif,
.jpg, .doc, .xls, atau .bmp
|
Objek
Microsoft Excel, objek dari program yang terdaftar dengan baik yang mendukung
OLE 2.0 (OwnerLink), dan Gambar atau format presentasi lainnya.
|
Objek
yang ditautkan
|
.gif,
.jpg, .doc, .xls, atau .bmp
|
OwnerLink,
ObjectLink, Link, Gambar, atau format lain.
|
Objek
gambar Office
|
.emf
|
Format
objek gambar Office atau Picture (format metafile Windows yang disempurnakan,
EMF).
|
Teks
|
.txt
|
Display
Text, OEM Text.
|
Single
File Web Page
|
.mht,
.mhtml
|
Single
File Web Page (MHT or MHTML). Format file tunggal mengintegrasikan grafik
sebaris, applet, dokumen yang ditautkan, dan item pendukung lain yang diacu
di dokumen.
|
Halaman
Web
|
.htm,
.html
|
Hypertext
Markup Language (HTML).
CATATAN: Saat Anda menyalin teks dari program
lainnya, Excel menempelkan teks dalam format HTML, tanpa memperhatikan format
teks asli.
|
Format
file yang tidak didukung di Excel 2013
Format file
berikut tidak lagi didukung, sehingga Anda tidak dapat membuka atau menyimpan
file dalam format file berikut.
Untuk
bekerja dengan data buku kerja Anda di program yang tidak lagi didukung,
cobalah langkah berikut ini:
·
Cari Web
perusahaan yang membuat konverter format file untuk format file yang tidak
didukung di Excel.
·
Simpan
buku kerja Anda ke format file lainnya yang dapat dibuka di program lain.
Misalnya, simpan lembar kerja XML atau format file teks yang juga didukung
program lain.
Format
|
Ekstensi
|
Pengidentifikasi
tipe clipboard
|
Bagan
Excel
|
.xlc
|
Format
file Excel 2.0, 3.0, dan 2.x
|
WK1,
FMT, WK2, WK3, FM3, WK4
|
.wk1,
.wk2, .wk3, .wk4, .wks
|
Format
file Lotus 1-2-3 (semua versi)
|
Microsoft
Work
|
.wks
|
Format
file Microsoft Works (semua versi)
|
DBF 2
|
.dbf
|
Format
file DBASE II
|
WQ1
|
.wq1
|
Quattro
Pro untuk format file MS-DOS
|
WB1, WB3
|
.wb1,
.wb3
|
Quattro
Pro 5.0 dan 7.0 untuk Windows.
|
Fungsi dari freeze panes
Pengertian dan Fungsi Freeze Panes di Microsoft Excel
Freeze Panes adalah
salahsatu fitur di Microsoft Excel dan program Spreadsheet yang lainnya. Freeze
Panes berfungsi untuk membekukan atau membiarkan rows atau columns yang sudah
kita set agar tetap terlihat di layar walaupun kursor digulirkan ke baris atau
kolom berikutnya. Ini sangat berfungsi jika anda memiliki dokumen dengan jumlah
baris atau kolom yang sangat banyak dengan header yang sama. Dengan Freeze
Panes header tetap terlihat di layar dan memudahkan menavigasi dalam mengisi
dokumen.
Untuk masuk ke Freeze Panes
caranya adalah sebagai berikut:
- Buka tab “View”
- Perhatikan tiga pilihan yang
ada, “Freeze Panes” berfungsi
untuk membiarkan sel pada Rows dan Columns sebelum sel yang di-tik tetap
terlihat. “Freeze top rows” berfungsi
untuk membiarkan baris paling atas tetap terlihat di layar sampai
kemanapun scroll digulirkan. “Freeze first Columns” berfungsi
untuk membiarkan kolom pertama tetap tampil di layar meski scroll
digulirkan kemanapun ke samping kanan.
- Cobalah praktekan jika kurang paham
Tips:
Anda
bisa mematikan Freeze Panes dengan cara “Unfreeze Panes” dengan
langkah yang sama.
Selain
menggunakan Freeze Panes, kita juga bisa menggunakan alat “Split”yang masih berada dalam Tab “View”. Ini
berfungsi hampir sama dengan Freeze Panes namun dengan cara membuat jendela
virtual dalam dokumen yang sedang dibuka. Namun di layar menampilkan jendela
yang cukup membingungkan jika anda baru mencoba trik ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar